Dukung Percepatan Tanam, BRMP Jambi Ikuti Gerakan Tanam Serempak di Batanghari
BATANGHARI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi mengikuti Gerakan Tanam Serempak di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2025 dan 2026, tepatnya di Kelompok Tani Mandiri Saburo, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian, Batanghari, Sabtu (7/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan tanam nasional yang dipusatkan di Desa Kertaungaran, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dan dilaksanakan serentak di berbagai provinsi lokasi CSR. BRMP Jambi diwakili Katimker Wilayah II, Ike Wirdani Putri, M.Si., didampingi LO Kabupaten Batanghari, Dr. Desi Hernita, SP., MP., Sekretaris LO, serta penyuluh pendamping setempat. Hadir pula Direktur Polbangtan Bogor, Dr. Ir. Yoyon Haryanto, S.ST., M.P., unsur pemerintah daerah, penyuluh, dan kelompok tani.
Dalam arahannya melalui Zoom Meeting, Kepala BPPSDMP, Dr. Idha Widi Arsanti, S.P., M.P., menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya air dan lahan, terutama pada musim hujan, untuk mendukung kelancaran budidaya. Ia juga mendorong seluruh pihak memanfaatkan momentum musim hujan guna mempercepat tanam pada November dan Desember melalui Program Percepatan Modernisasi Pertanian dan Akselerasi Swasembada (PM-AAS). Selain itu, disampaikan perkembangan kerja sama penyaluran pupuk bersubsidi melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diarahkan menjadi titik serah distribusi dengan mekanisme pembayaran lebih fleksibel. Kelompok tani dan gabungan kelompok tani juga didorong terlibat sebagai mitra maupun anggota koperasi, mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2026.
Partisipasi BRMP Jambi dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan Luas Tambah Tanam (LTT), optimalisasi lahan hasil cetak sawah, dan peningkatan produksi padi. Sinergi antara BRMP Jambi, LO Kabupaten Batanghari, penyuluh, pemerintah daerah, dan kelompok tani menjadi bagian penting dalam mengawal pemanfaatan lahan CSR agar segera produktif. Melalui Gerakan Tanam Serempak, diharapkan luas tanam dan produksi padi meningkat sehingga turut memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendukung swasembada pangan nasional secara berkelanjutan. (SAS)